Di dinding putih yang megah,
padanya aku berkata
Lihat lantaran menjingganya matamu yang mulai basah
Airmatanya hinggap dipelupuk, menetes ke lantai
Di kain jilbabmu yang menjuntai
Hatinya sendu, jiwanya gelisah
Apa dirinya masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali, untuk sekedar memperbaiki kisah
Lagi-lagi matanya basah
Dalam dekapan sejuknya rumah Allah
Di sepertiga malam hingga fajar menjelang…
Hari ke-27 Ramadhan 1437
padanya aku berkata
Lihat lantaran menjingganya matamu yang mulai basah
Airmatanya hinggap dipelupuk, menetes ke lantai
Di kain jilbabmu yang menjuntai
Hatinya sendu, jiwanya gelisah
Apa dirinya masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali, untuk sekedar memperbaiki kisah
Lagi-lagi matanya basah
Dalam dekapan sejuknya rumah Allah
Di sepertiga malam hingga fajar menjelang…
Hari ke-27 Ramadhan 1437
0 komentar:
Posting Komentar